8 Nov 2019
Tentang Ibu dan Anak Perempuannya
Ibu adalah kembang api di malam tahun baru,
yang aku nantikan kehadirannya,
yang gemerlapnya membahagiakan.
Ibu adalah tanaman di pekarangan rumah,
yang memberikan oksigen di siang hari,
yang aku butuhkan untuk tetap hidup.
Ibu adalah Pasar Malam,
yang menyenangkan namun menegangkan kalau aku berbuat salah.
Ibu adalah Bulan Purnama di bulan September,
yang cahayanya menyinari langit malam,
yang mengiringi langkahku kala aku pulang ke rumah.
Ibu adalah Bintang di langit,
yang hadirnya kadang tertutup awan Altostratus,
namun aku tahu Ibu selalu ada di sana.
Ibu seperti Galaksi Bima Sakti
dan aku seperti Matahari,
Ibu adalah pusat Tata Surya-ku
dan aku adalah Bintang yang paling penting di sana.
Apa kabar Ibu?
Sudahkah kau makan roti dan minum kopi pagi tadi?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar