Untuk Suamiku Tercinta…
Tidak ada yang abadi di dunia,
kecuali Allah dan cinta yang kita miliki…
baik saat kita hidup maupun tiada..
sebuah impian tertinggi kita berdua
adalah selalu bersama di dunia dan akhirat
kecuali Allah dan cinta yang kita miliki…
baik saat kita hidup maupun tiada..
sebuah impian tertinggi kita berdua
adalah selalu bersama di dunia dan akhirat
Apa yang sudah kita lakukan selama ini
tidak hanya semata-mata dengan tujuan bahagia..
tapi juga ibadah
tidak sedikit pun ada penyesalan di hatiku
memiliki suami seperti dirimu
tidak hanya semata-mata dengan tujuan bahagia..
tapi juga ibadah
tidak sedikit pun ada penyesalan di hatiku
memiliki suami seperti dirimu
ketika aku memperkenalkan dirimu di atas panggung
dengan kata-kata..
“laki-laki yang paling ganteng di sini”..
adalah kenyataan yang aku alami..
tak peduli mereka yang mentertawakan
atau mencemooh
atau meremehkan dirimu…
kita..
hubungan ini..
pekerjaan ini..
dengan kata-kata..
“laki-laki yang paling ganteng di sini”..
adalah kenyataan yang aku alami..
tak peduli mereka yang mentertawakan
atau mencemooh
atau meremehkan dirimu…
kita..
hubungan ini..
pekerjaan ini..
semua karena kita menjalaninya dengan sepenuh hati
kalau aku tiada.. dan kamu ada..
berdoalah untukku..
beramallah untukku
jalankanlah semua amanahku
berdoalah untukku..
beramallah untukku
jalankanlah semua amanahku
jikalau dirimu tiada.. dan aku ada..
aku akan berdoa untukmu
beramal untukmu
jalankan semua amanahmu
aku akan berdoa untukmu
beramal untukmu
jalankan semua amanahmu
jika kita berdua tiada…
semoga kita bersama lagi…
dimanapun itu..
berharap di surga…
berkumpul lagi bersama orang-orang yang kita cintai
yang telah lebih dulu meninggalkan kita..
semoga kita bersama lagi…
dimanapun itu..
berharap di surga…
berkumpul lagi bersama orang-orang yang kita cintai
yang telah lebih dulu meninggalkan kita..
Aku betul-betul mencintai dirimu..
bahkan tidak hanya dirimu..
tapi juga mencintai orang-orang yang kau cintai..
adikmu,
ayahmu,
ibumu,
keluargamu,
bahkan tidak hanya dirimu..
tapi juga mencintai orang-orang yang kau cintai..
adikmu,
ayahmu,
ibumu,
keluargamu,
tidak ada satu pun kata penyesalan dan kebencianku
terhadap mereka yang kau cintai
karena mereka begitu menghargai diriku
terhadap mereka yang kau cintai
karena mereka begitu menghargai diriku
malam tadi
saat kau memelukku
dan mengatakan “aku sayang padamu”
menatap matamu yang berkaca-kaca…
kemudian.. kita menangis.. bersama..
aku tertidur di pelukanmu yang hangat dan nyaman..
aku menyadari
betapa beruntungnya aku hidup bersamamu
saat kau memelukku
dan mengatakan “aku sayang padamu”
menatap matamu yang berkaca-kaca…
kemudian.. kita menangis.. bersama..
aku tertidur di pelukanmu yang hangat dan nyaman..
aku menyadari
betapa beruntungnya aku hidup bersamamu
yang begitu sabar menghadapi aku
di saat aku marah-marah,
yang membuatku melupakan kesedihan
saat kau membuat muka-muka lucu saat aku menangis
hingga aku tertawa lagi,
yang membuatku tabah
saat aku dirundung masalah
dan semua bukan hanya persoalan kata-kata…
karena memang kau ada..
di saat aku marah-marah,
yang membuatku melupakan kesedihan
saat kau membuat muka-muka lucu saat aku menangis
hingga aku tertawa lagi,
yang membuatku tabah
saat aku dirundung masalah
dan semua bukan hanya persoalan kata-kata…
karena memang kau ada..
aku selalu memanjatkan syukur kepada Allah,
bahwa di saat aku terjaga…
kau masih di sana… bersamaku
tidur dengan nyenyaknya..
saat itulah aku akan memelukmu erat…
dengan zikir terlafal .. “Subhanallah..”
dengan doa yang terpanjat..
“Berilah kesehatan dan keselamatan untuk dirinya, Ya Allah…..”
bahwa di saat aku terjaga…
kau masih di sana… bersamaku
tidur dengan nyenyaknya..
saat itulah aku akan memelukmu erat…
dengan zikir terlafal .. “Subhanallah..”
dengan doa yang terpanjat..
“Berilah kesehatan dan keselamatan untuk dirinya, Ya Allah…..”
suamiku…
apa pun yang terjadi…
aku akan selalu mencintaimu..
hingga akhir hayatku..
hingga maut menjemputku
hingga masa pertanggunganjawabku..
tidak akan sekali pun aku mengkhianatimu
maafkanlah segala kekurangan istrimu ini..
semoga Allah meridhoi rumah tangga kita, pekerjaan kita..
dan selalu melimpahkan rejeki dan kebahagiaan untuk kita
hingga akhir hayatku..
hingga maut menjemputku
hingga masa pertanggunganjawabku..
tidak akan sekali pun aku mengkhianatimu
maafkanlah segala kekurangan istrimu ini..
semoga Allah meridhoi rumah tangga kita, pekerjaan kita..
dan selalu melimpahkan rejeki dan kebahagiaan untuk kita
istrimu,
Endah Widiastuti
[sumber]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar